Reguler Pagi 2026 Ganjil - Reguler/Seleksi Mandiri
Sistem Kuliah Reguler Pagi
Baik Sekali
Menjadi tenaga pengajar di Sekolah Dasar negeri maupun swasta merupakan pilihan utama lulusan PGSD. Kualifikasi ini sesuai dengan kompetensi pedagogik dan kemampuan mengajar mata pelajaran inti di SD.
Bisa bekerja di bimbingan belajar (bimbel), lembaga kursus, taman kanak-kanak (TK), pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), atau lembaga pengembangan anak usia dini.
Lulusan PGSD dapat terlibat dalam penyusunan bahan ajar, modul, media pembelajaran, atau kurikulum tematik yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kesempatan bekerja di Bagian Kurikulum, Humas Sekolah, HRD pendidikan, atau manajemen pendidikan di lembaga sekolah maupun yayasan.
Menjadi pelatih untuk pelatihan guru, pelatihan keterampilan mengajar, atau program peningkatan kompetensi tenaga kependidikan di lembaga pemerintahan, swasta, atau organisasi profesi.
Dengan meningkatnya teknologi pendidikan, lulusan PGSD dapat menjadi content creator bidang edukasi, penulis buku pendidikan, atau pengembang materi belajar digital (E-learning, video pembelajaran).
Lulusan bisa melanjutkan ke program magister (S2) Pendidikan Dasar, Pendidikan Guru, Manajemen Pendidikan, Kurikulum & Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, bahkan ke jenjang profesional guru atau dosen.
Kesempatan bekerja di Dinas Pendidikan, lembaga pemerintahan, LSM, atau organisasi internasional yang fokus pada bidang pendidikan, pengembangan anak, dan komunitas.
Di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, materi pembelajaran dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi utama menjadi guru SD yang profesional dan adaptif. Kurikulum mencakup mata kuliah dasar pendidikan seperti Psikologi Pendidikan, Filosofi Pendidikan, Metodologi Penelitian Pendidikan, dan Kurikulum Pembelajaran SD, serta mata kuliah profesional dan pedagogik yang fokus pada penguasaan strategi pembelajaran efektif di kelas awal. Mahasiswa juga mempelajari materi pembelajaran lintas mata pelajaran yang relevan dengan kurikulum SD—misalnya Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya, dan Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan—disertai pendekatan pembelajaran berbasis proyek, teknologi pendidikan, dan penilaian autentik.
Selain itu, prodi memberikan pengalaman praktik melalui kuliah kerja nyata (KKN), micro teaching, kepramukaan, observasi sekolah, dan praktek mengajar di sekolah mitra, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menerapkannya secara langsung dalam konteks pembelajaran nyata.
Sistem Kuliah Reguler Pagi
Sistem Kuliah Reguler Sore